Blogs

Gathering Relawan Ambulance Se Kabupaten Temanggung

 

Temanggung, Sabtu 5 Agustus 2023 RS PKU Muhammadiyah Temanggung melaksanakan Gathering Relawan Ambulan Se Kabupaten Temanggung. Sebanyak 60 Relawan Driver Ambulance dari berbagai komunitas dan relawan mengikuti kegiatan ini.  Seluruh relawan ambulan tersebut diberikan pelatihan mengenai proses penanganan pasien saat hendak dibawa dengan ambulan.

Kegiatan tersebut dimulai dari pengenalan kondisi, pelaksanaan evakuasi pasien pada kecelakaan serta dalam kondisi pasien darurat. Salah satu yang dibahas adalah mengenai pasien yang harus dibawa dengan memiliki kondisi luar biasa seperti obesitas. Hal ini seiring dengan semakin maraknya penderita obesitas yang memerlukan penanganan dirumah sakit.

Dalam acara ini seluruh relawan diberikan edukasi mengenai berbagai teknik penanganan kegawatdaruratan yang disampaikan oleh Zaenal Arifin, S.Kep.Ns, M.Kep, dalam proses penanganan pasien menggunakan ambulan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah No Further Harm yang merupakan sebuah konsep untuk mencegah terjadinya penambahan luka pada pasien pada saat proses evakuasi menuju ambulan. Dimana hal ini bisa menyebabkan pasien mengalami penambahan luka yang sebelumnya belum ada. Tentu hal ini harus dihindari dalam setiap penanganan pasien saat proses evakuasi menggunakan ambulan.

Bapak Zaenal lebih lanjut menjelaskkan bahwa sebagai Rumah Sakit berstandar Syariah, RS PKU Muhammadiyah Temanggung memiliki komitmen untuk memberikan penanganan optimal pada pasien yang datang. “Dengan adanya Pelatihan Hidup Dasar (PHD) pada relawan ambulan ini diharapkan memberikan peningkatan kesembuhan pada pasien,” katanya.

Tidak hanya itu, dengan pelatihan ini merupakan respon positif dari pihak Rumah Sakit terhadap semakin banyaknya relawan ambulan baru di masyarakat. Sehingga pihak Rumah Sakit berharap para relawan ini mampu memberikan bantuan pada masyarakat, terutama dalam proses pertolongan hidup dasar dalam kondisi darurat.

Dalam proses pelatihan hidup dasar ini, para relawan diberikan beberapa materi dasar, seperti hal hal yang perlu diperiksa pada pasien sebelum melakukan proses pertolongan yang bertujuan untuk mencegah kondisi yang lebih parah lagi.

Sementara salah satu peserta mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pengetahuan relawan. Karena dalam kondisi darurat, relawan ambulan sering menjadi tumpuan masyarakat ketika membutuhkan pertolongan. “Dengan adanya pelatihan bersama ini, selain bisa memberi bekal pengetahuan, juga membantu komunikasi diantara sesama relawan ambulan. Diharapkan, acara ini bisa terus dilakukan secara rutin,” Katanya.

Komentar