Ruang Lingkup Layanan di Poliklinik Paru
1. Konsultasi dan Diagnosis Spesialis Paru
Pasien berkonsultasi dengan dokter spesialis paru untuk evaluasi menyeluruh terhadap gejala pernapasan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada saat bernapas, atau batuk berdahak. Diagnosis dilakukan berdasarkan wawancara medis, pemeriksaan klinis, dan tes penunjang.
2. Pemeriksaan Fungsi Paru (Spirometri)
Spirometri adalah tes fungsi paru yang mengukur berapa banyak udara yang dapat dihirup dan dihembuskan — penting untuk mendiagnosis asma, PPOK, bronkitis kronis, dan penyakit paru lainnya.
3. Bronkoskopi
Ini adalah prosedur endoskopi untuk melihat langsung bagian dalam saluran pernapasan dan paru-paru. Dokter bisa juga mengambil sampel jaringan (biopsi) jika perlu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
4. Terapi Inhalasi
Pengobatan menggunakan inhaler atau nebulizer untuk mengantarkan obat langsung ke paru-paru — sangat efektif pada penyakit seperti asma, bronkitis, dan PPOK.
5. Rehabilitasi Paru
Program rehabilitasi mencakup latihan pernapasan dan pendidikan untuk membantu pasien dengan penyakit paru kronis meningkatkan kapasitas paru dan kualitas hidup.
6. Pengelolaan Infeksi Paru
Poliklinik ini menangani diagnosis dan pengobatan untuk infeksi paru, termasuk pneumonia, bronkitis akut, dan infeksi lainnya. Evaluasi berdasar gejala, pemeriksaan radiologi, dan tes dahak bisa dilakukan jika diperlukan.
7. Tes Alergi & Faktor Pemicu
Untuk pasien yang mengalami masalah pernapasan akibat alergi, tersedia tes alergi untuk mengidentifikasi pemicu seperti debu, serbuk bunga, atau alergen lain — sehingga edukasi pencegahan bisa dilakukan.
8. Edukasi & Pencegahan
Dokter dan perawat memberikan edukasi tentang kebiasaan sehat sistem pernapasan seperti berhenti merokok, menghindari polusi udara, teknik pernapasan yang tepat, serta pentingnya vaksinasi untuk mencegah infeksi.